Monday, May 16, 2016

Ini tentang Cinta

Aku padamu bukan hanya dalam tiga kata, sayang! Aku menginginkanmu dengan membuang banyak pengandaian. Aku menyukaimu sebanyak tetesan hujan selama bumi berputar. Tak terhitung dan bersifat menyejukan. Ah andai kau tau, aku berusaha menyesuaikan kemampuanku agar aku bisa mengimbangimu. Banyak yang datang, tapi hatiku memilihmu. Banyak godaan,tapi kebaikan melindungiku. Aku akan mencongkel tiap part perasaanku padamu,akan ku kumpulkan dan kuberikan padamu,ya,padamu!,agar kau percaya ttg cintaku padamu. Tentang perasaan yg bertambah hari bertambah jadi. Ttg hati yang tak bisa berpaling lagi, ttg mata yang hanya tertuju pandangannya padamu, ttg rindu yg selalu memanggil, ttg bibir yg selalu menggumamkan namamu.

Kau melucutiku dengan sikap manjamu, wajahmu sangat sangat ingin ku masukan ke dalam dompetku. Ku bentuk seargonomis mungkin, se flexible mungkin,agar kau tahu bahwa kemana dan dimanapun aku, aku tak pernah kehabisan waktu untuk tak memikirkanmu, walau aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku,tapi yakinlah aku tak pernah membawa hatiku untuk banyak orang, aku siap jatuh cinta,maka cintaku tidak main main. Tak ada rahasia dalam cinta kita, semuanya jelas, tak ada yg di sembunyikan.

Tidak seperti yang kau pikirkan. Aku tak bingung dengan pilihanku. Meski berkali kali kamu selalu mematahkan semangatku.memaksaku untuk menyerah. Aku tak mencari hati yang lain apalagi berniat untuk pindah kesana. Aku nyaman dan bahagia bersamamu. Bahkan jika kamu tetap ngotot meninggalkanku,aku akan memintamu untuk tak membawa serta hatimu. Karena bagiku bukan siapa yg mendampingimu, tapi siapa yang memiliki hatimu.

Bagiku kebahagian hanya dua
Kebahagiaan yang aku rasa saat bersamanya, dan kebahagian yang tetap kurasakan setelah kepergiannya karena mengenalnya.

Hatiku memilihmu dan aku tau semua resikonya.
Dan aku padamu selalu begitu..

Pp 14 dec 2015.

Kenangan bersamamu, wanita tercintaku Merliana Abung

Wednesday, May 4, 2016

Begining

Entah bagaimana awalya cerita ini dimulai. Cerita tentang kita. Bagaimana awalnya aku mengenalmu ,semua mengalir seperti air. Yang aku ingat adalah percakapan awal kita, ketikaaku meminta maaf karena salah menempatkan kata. Itu setelah satu minggu aku selalu hadir di salah satu medsos mu memberi sedikit kata untuk mengapresiasi apa yang kamu lakukan.

Lalu semuanya kita jalani skenario yang di buatNYA. Aku tidak perduli siapa yang memulai, ketika kamu hanya ingin menganggapku seperti kangmasmu, aku sudah menyimpan harapan lain, dan harapan itu mengalir seperti air. Harapanku padamu.

Aku hanya tau, bahwa cinta seperti kita berkomunikasi dua arah. Kau memberi, aku menerima. Aku memberi, kau menerima. Kau hanya perlu mengatakan iya!agar komunikasi kita berjalan searah. Dan aku tidak bicara sendirian. Ini hanya awal..

Acapkali kau bertanya, Mas, apa kau yakin dengan pilihanmu, memilihku?apa kau sanggup dengan segala kemanjaan yang aku punya,rengekan yang aku punya, moody yang aku punya, keegoisan yang aku punya dan aku tidak akan mengatakan segala kebaikn yang ku pinya, hanya untuk membuat kmu memilihku.
Penawaran cinta ini seperti bakteri. Virus! Dan aku akan mengatakan padamu, aku akan menjadi antibiotik untukmu. Dengan kesabaran yang aku punya dan cinta yng besar masihkah kau meragukan atas pilihanku terhadapmu !.
 Aku pernah membaca buku ttg astronomi. Ada dua bintang yg sangat aku suka. SIRIUS dan CANOPUS , dua bintang yang sangat terang. Dan itulah kita !
Kau sangat mempercayai Tuhan, dan dekat denganNYA, berarti kau juga harus percaya dengan cinta dan hatiku. Karena perasaan ini ditiupkan olehNYA untuk disampikan ke kamu. Bertanyalah pada Tuhan, mengapa kita di pertemukan?dan Rahasia apa yang di sembunyikanNYA untuk kita?
Aku tertarik dengan kepribadianmu,dengan segala karakter yang kamu punya. Bisakah kita sama sama menawar takdir Tuhan? Agar selamanya kita bisa bersama. Takdir yang memgatakan bahwa aku untukmu dan kamu untukku?.

Kita baru memulai perjalanan panjang ini.saling memguatkan dn yakin akan menjadi bekal perjalanan ini.
Ini bukan tentang siapa yang mendampingimu tapi siapa yang memiliki hatimu.
Kamu tau, setiap kali kau mengatakan merindukanku, saat itu juga rasanya aku ingin memaki diriku sendiri. Karena aku tidak bisa berbuat apapun untukmu. Kita hanya bisa bertemu dengan kata kata. Bercumbu dengan kata kata. Bertemu antar pikiran dan aku menikmati rasa sesakku karena merindukanmu. Yang selalu menggodaku! Aku selalu ingin meminta banyak kata maaf dari tiap sesak yang aku nikmati karena mengingatmu. Agar dia berhenti dan tak menggodaku tiap kali aku merindukanmu.

Aku sangat2 membutuhkanmu. Banyak hal yang belum aku ketahui. Dan aku ingin mengetahuinya bersamamu. Malaikat mautku, memang bukan Malaikat Mautmu,jika suatu saat dia datang memintamu untuk ikut dengannya, ku pastikan aku akan mendampingimu, wawalau berjalan di belakangmu, tapi aku akan memastikan padaNYA, bahwa aku ada selalu untukmu, bahwa kita saling mencintai dan tak ingin dipisahkan apapun alasannya

Aku milikmu,akan selalu begitu...

Pikiranku yang tak pernah habis tentangmu ,Merliana Abung.
Wanita tercintaku.

Tuesday, May 3, 2016

Gemini dan juni

Gemini tapi bukan juni! Hal yang sama!
Tapi tak dapat bersama! Bersama tapi tak bisa lama!

Tak ada hujan di juni ini. Panas dan kering.
Meringkuk,merintih, tak ada air mata, tak ada kesejukan , menyakiti, tersakiti.
Ingat dan teringat, menangis yang tak ada lagi air mata.
Lemas tak bergairah.

Aku kehilangan !
Cinta dan kamu! Mimpi mimpiku.
Aku kehilangan !
Kamu yang menjadi tujuan. Juni yang gersang. Panas, berdebu, sendirian,
Memyilaukan pandangan.
Kamu untuk yang lain. Bersama dengan yang lain.

Gemini tapi bukan juni. Melepaskan namun tidak ingin di lupakan, memaksa namun terpaksa,
Dalam ketidak berdayaan aku mencintaimu. Dengan luka dan air mata aku melepaskanmu.
Bisakah??sanggupkah?? Sementara rasa.sudah mengarat .
Mencoba menutup mata tapi tetap tak bisa..
Kemana harus sembunyi, kenapa harus membawa luka.

Gemini tapi bukan juni. Tak ada hujan. Bagaimana membasuh setiap inci kenangan bersamamu? Bagaimana memghapus jejak yang telah mengarat  dan membekas?
Bagaimana melupakanmu sementara setiap helaan nafas yang terpanggil hanya namamu??
Gemini tapi bukan juni
Sama tapi tak bisa bersama.
Bersama tapi tak bisa lama.
Bisakah kau tak pergi??
Tetap disini??
Meski kita berbeda..
Karena hati kita sudah terbiasa dan nyaman bersama.

Catatan hati untukmu, merliana abung.
Wanita tercintaku.

Monday, May 2, 2016

Sad of December (12.12.2015)

Apa yang paling memuakan dari sebuah hubungan yang telah berakhir? Adalah kembali dan selalu kembali teringat atau bahkan memgingatnya! , aku benci keadaan ini ! Sangat tidak manusiawi bagiku ! Aku menyakiti diriku sendiri dengan selalu memgingatmu!,aku benci pada diriku sendiri karena tak bisa membiarkanmu pergi dari pikiranku! Ini menyakitkan,sangat menyakitkan !untukku! Ya aku ! Bukan kamu ! Karena hanya aku yang tau ! Rasa sakit ini, rasa perih ini, rasa luka ini. Bukan kamu!

Apa yang paling membuat sesak dari hubungan yang telah berakhir? Adalah sebuah kenyataan pahit bahwa yang terindah bukan untukku. Bahwa mimpi mimpi tentangmu harus porak poranda. Hancur seperti puzzle yang amat susah aku satukan kembali.
Aku terlanjur masuk terlalu dalam dengan hubungan ini. Aku memgagumimu dengan banyak cara, kau mengajarkanku banyak kata, mengenalkanku banyak hal, lalu bagaimana mungkin kamu memintaku melupakanmu dalam hitungan hari, memintaku untuk menyerah dan beranggapan bahwa semuanya akan baik baik saja. ! Ya ! Kamu benar, semua akan baik baik saja buat dirimu,bagimu ! Tapi tidak bagiku ! Semua akan kembali seperti biasa bagimu, tapi tidak bagiku.

Aku terbiasa melakukan banyak hal denganmu, biasa menceritakan banyak hal padamu, aku selalu ingin berbagi banyak hal denganmu, bercerita apa saja. Mulai dari yang tidak penting sampai yang terpenting. Aku terbiasa menyapamu di setiap detik keseharianku,terbiasa di ganggu olehmu,terbiasa mendapati rengekan manjamu, gurauanmu, jahilmu, walau pada akhirnya kamu akan melupakanku dan menjadi orang lain lagi sama seperti semula ketika aku belum memgenalmu. Belum addict padamu. Meski aku tau pada akhirnya kamu tidak akan peduli lagi padaku, karena telah ada seseorang yang lain lagi yang kamu cintai, mungkin lebih besar dari engkau mencintaiku. Ini memyakitkan. Aku tau itu ! Aku sungguh benci dan tak menyukai keadaan ini. Aku benci dengan benakku yang tak mau lepas dari memgingatmu.

Hal apa yang seharusnya paling di hindari dari seseorang yang baru saja kehilangan? Waktu luang !  Ya ! Aku membenci setiap detik waktu luangku, karena lagi lagi aku harus terjebak dalam kenangan tentangmu, dan harus kembali mengingatmu !  Aku tak akan mengatakan ini tak adil atau bahkan curang, aku hanya akan memyalahkan diriku sendiri karena masih selalu mengingatmu, mengingat setiap detik kebersamaan kita dan kisah manis di dalamnya. Meski itu hanya lewat sebuah tulisan. Mengingat bagaimana caramu memperlakukanku, caramu memghangatkan hatiku, semua tentangmu ! Seharusnya aku bahagia karena masih dapat mengingatmu begitu kental, namun menyadari kenyataan bahwa kita tak lagi bersama dalam satu kata "KITA", membuatku sadar bahwa aku selalu merindukanmu, rindu yang tersisipkan pilu, rindu yang seharusnya tak pernah lagi aku katakan, rindu yang tak seharusnya tak pernah kembali, tapi memgingatmu dalam pejaman mataku adalah hal menyesakan yang pernah kurasaka. Selama hidupku.

Aku kehilanganmu sayang, dalam satu kata "karena kita berbeda "

Haruskah aku menyerah? Dan membiarkanmu lepas dari genggamanku??

Sementara perasaanku tengah deras derasnya untukmu !!

Catatan kenangan bersamamu, merliana abung. Wanita yang aku cintai sepenuh jiwaku.





Sunday, May 1, 2016

Suara Hati

Rasa lelah karena mengkhawatirkanmu , lebih menyesakan di bandingkan membayangkanmu tersenyum untuk orang lain. Saat ketika pertama kali saya mengambil resiko berjudi dengan perasaan saya yang paling dalam karena berani memgatakan "Cinta", padahal kita sama tahu bagaimana ending perjalanan cinta ini. Tak akan pernah atau lebih tepat amat berat mewujudkan janur kuning yang melengkung walau mungkin sampai kita temukan masing masing dari kita mendapatkan bendera kuning.!. Saat kamu mempertanyakan apakah saya sudah berpikir kembali tentang cinta yang saya ucapkan? Tentang pilihan hati saya terhadapmu. Saat berkali kali kamu menolaknya, dan berkali kali juga saya mempertahankannya, mengejarmu, meski ketidak percayaanmu terhadap kesungguhan pilihan hati saya terhadapmu hampir hampir membuat saya berhenti
Dan menyerah.


Aku kangen kamu. Rasa kangen yang lebih membuat aku merasa seperti ingin kembali ke masa lalu. Masa dimana aku belum "addict" sama kamu. Masa dimana aku masih bisa menata masa depanku tanpa memikirkan masa depanmu.masa dimana aku dapat berjalan tegak tanpa harus memikirkan kamu. Masa dimana aku tak pernah di dera rasa kangen yang begitu sesak. Masa dimana aku tak pernah membawa seseorang ke dalam setiap langkah dan nafasku.


Aku pernah merasakan kehilangan cinta karena kematian. Bagaimana aku tersiksa menahan rasa kangen padanya yang mati tanpa memberi kepastian tentang masa setelah kematian dan bagaimana aku melewati semua itu sementara aku masih bernafas untuk orang lain yang aku kasihi. Dan bagaimana waktu melihat saya menghapus air mata yang bahkan menangispun tak ada lagi air mata.

Aku merindukanmu ! Kamu yang saat ini berada dalam ribuan mil jauhnya dari ku. Di pisah jarak dan waktu. Di pisah samudra. Tapi yang paling jauh adalah di oisah dari tempat menuju Tuhan. Apa saat ini aku masih bisa mengatakan masih sedikit beruntung ketimbang kehilangan karena kematian? . Tapi ini jauh lebih memyedihkan. Melihatmu hidup, tersenyum, tertawa, menangis dan menghitung kerutan karena waktu memakan usia kita. Kita melewatinya sendiri sendiri.
Kamu menua bersama orang lain. Merajut hari dan cerita yang pernah kita rancang dengan orang lain. Dan aku meredup sendirian. Menghitung setiap kerutan wajah dengan kenangan. Terjebak dalam cerita cinta yang tak pernah terwujud. Dalam sepenggal kisah yang terbingkai dalam kenangan. Waktu memakannya juga menyimpannya. Dan aku  terkunci di dalamnya. Bersama semua tentangmu. Tentang rajutan rajutan cerita yang menggumpal dan tak berwujud mwnjadi apa apa. Ahhh...apakah aku salah memgambil perjudian tentang perasaanku dan piliham cintaku atasmu? Dimana semua orang pernah  berkata. Bahwa cinta itu tak pernah salah. Begitu mudahnya mencintai swmua orang, daripada melupakan satu orang.

Apakah aku akan sama dan kembali seperti dulu? Hanya bisa bertanya padaNYA. kepada si pemilik catatan hidupku. Kenapa lagi lagi aku dipisahkan. Dan kembali memgutuki malaam dan bermusuhan dengan Tuhan untuk semua kesedihan ini. Karena bagaimanapun Tuhan kembali memecahkan semua impian ku bahkan jauh sebelum aku sempat merampungkan pondasi awal dari semua mimpi mimpi itu. Mimpi tentangmu. Bersamamu.
Mimpi tanpa perwujudan.

Aku ingin bertanya sekali lagi padamu
Masihkah ada keinginanmu untuk mewujidkan mimpi mimpi itu? Mimpi mimpi besar kita. ? Sebelum engkau ingin menyelesaikannya dan mewujudkannya dengan yang lain?


Phnom penh 2016

Untukmu, merliana abung
Wanita yang selalu ada dan terus ada dalam mimpiku.