Friday, August 5, 2016

Hope,pray and trust



Dalam benakku lama tertanam sejuta bayangan dirimu.
Redup terasa cahaya hati
Mengingat apa yang telah kau berikan.
Waktu berjalan lambat mengiring dalam
Titian takdir hidupku
Cukup sudah aku tertahan...

Sayang..
Dahulu bahagiaku sederhana, sesedrhana hanya dengan kesendirian dan menemukan diri sendiri dalam kesunyian.. jauh sebelum ada kamu.
Aku tau kamupun begitu.
Tapi sayang..
Sungguh aku tak bisa menolak takdir ini. Titian takdir yang membawaku menemukanmu. MeNggantikan kesunyianku dengan keriangan. Keributanmu memecah sunyi senyap hidupku. Dan hari terasa begitu berwarna. Kamu mberikan banyak warna. Dan itu membahagiakan.
Hari ini kamu mengatakan membenciku. Kebosananmu akan sesuatu. Memintaku pergi jauh jauh..

Sini mendekat sayangku,pegang erat jemariku. Karena akan kupastikan kau tidak akan terlepas dari peganganku.! Ahh..jangan kau pikirkan mereka. Jangan pikirkan keadaannya, jangan kau pikirkan ttg kebosananmu, kebencianmu, putusnya harapan dan terpecahnya semua impian. Bagiku memegang tanganmu, sampai kita tak lagi menemukan diri kita dalam keterasingan, sampai kita tidak lagi merasakan kebosanan, kesedihan dan harapan yg sudah ada di titik nadir. Adalah sebaik baiknya waktu yang Dia titipkan.

Jangan menatapku dwngan mata kesedihanmu sayangku !' Tidak hanya kau yang terluka, hatiku bahkan lebih parah. Aku rela melucuti semua kebahagianku, membaginya rata denganmu,bahkan membaginya semua untukmu. Hanya padamu. Tanpa kamu perlu tau, kesedihanku akan tetap kusembunyikan , kan tetap ku pastikan, tak akan terjamah oleh waktu, bahkan saat kau bahagia meski bukan denganku, meski tanpaku.

Sini, dekat dan duduklah di belakangku, peluk erat tubuhku, pakai helmmu, mari merobek keangkuhan dunia, mendobrak perbedaan yg memberi jarak antara kita, memecah dinding keangkuhan perbedaan itu, yang membuatmu menangis, dan membuatku merasa bersalah telah memberimu cinta. Bersalah telah menemukanmu.meski kita tau cinta ini pada akhirnya hanya membuat pilu. Duduklah dengan tenang. Akan kupastikan kita akan selamat sampai disana. Meski aku tidak tau entah dimana ujungnya.

Kenapa mesti kamu, mesti dirimu ? Ahh..sayang. jangan menghujaniku dengan pertanyaan itu. Akupun tidak tau, kenapa aku berjalan di jalan menujumu. Kenapa mesti kamu yang aku temukan.kenapa mesti pada hatimu Tuhan titipkan cinta ini

Duhai sayang..
Jangan membasahi punggungku dengan air matamu. Tertawalah disana. Apa aku harus bercerita hal yg lucu, meski tidak lucu. Pukullah punggungku, jk itu bisa membuatmu lega.  Tapi jangan menangis, karena jemariku tak bisa menghapusnya. Jangan menangis..karena setiap tetes air mataku, menyayat hatiku. Aku tidak tau bagaimana menyembunyikan luka ini.

Sayang..
Ayo naiklah. Akan kubawa dirimu mengitari kota, menghabiskan hari. Melupakan kebencianmu padaku. Kebosananmu untuk kisah ini. Apa yg mesti aku tulis akhirnya sayang?
To be continue..atau kita tamatkan dwmgan terpaksa. Dan pemain utamanya kita matikan saja? Bagaimana menurutmu?

Dahulu kebahagianku sangatlah sederhana. Sesederhana aku menemukan diriku dalam kesendirian. Dalam kesunyian. Tanpa apa dan siapa. Jauh sebelum ada kamu, jauh sebelum menemukanmu..
Seperti dirimu...aku tau itu. Jangan salahkan takdir ini sayang, selalu ada kebaikan didalamnya. Kamu percaya itu bukan?

Jika dengan membenciku kamu bisa mengusir semua kesedihannya, penyesalannya, maka lakukanlah..tapi cinta untukmu akan selalu sama. Terus mengalir seperti air, turun membasahimu seperti gerimis.

Jika tidak denganku, aku percaya Tuhan sudah menyiapkan yang lebih baik untukmu. Tapi aku akan selalu mencintaimu. Akan selalu disini. Menjagamu denganku. Karena bagiku kamulah tulang rusukku sayang. Perempuanku. Aku tidak bisa mencari yang lain
Mungkin ini takdirku. Biarlah aku menyimpanmu disini. Pada hatiku. Aku tidak lagi sendirian. Karena langkahku selalu ada dirimu.

Aku akan selalu mencintaimu, sayangku.

Mengapa harus keyakinan memisah cinta kita.
Meski cintamu aku..

Sesungguhnya aku kangen kamu
Dimana dirimu, aku gak ngerti..
Dengarkanlah..kau tetap terindah
Meski tak mungkin bersatu.
Kau selalu ada di langkahku

Hope, pray and trust.

Someday you will be mine. Merliana abung

No comments:

Post a Comment