Saturday, August 6, 2016

If I could..



You Are Free To choose, but you are not free from the consequences of your choice !!


Sayang...
Aku memintakan banyak doa yg tidak aku khususkan hanya untuk pribadiku, aku juga meminta banyak doa untuk kekasih hatiku, pujaan jiwaku. Untuk perjuangan cinta yang dalam pengukuhannya mengalami banyak sekali tanda tanya ! Cinta yang pengakuannya banyak sekali penolakan !
Aku tidak berani menemui Tuhan walau hanya untuk sekedar bercerita tentang cintaku yang memang aku tau dan aku akui adalah kesalahan bahkan sejak awal pertemuan. Ah, Tuhan maafkan aku atas pilihan cintaku ini, aku mencintainya dan ingin bersamanya. apakah aku salah memilihnya hanya karena berbeda tempat menujuMU? Aku hanya berani diam dengan bayak harapan ,Engkau mau memaafkan dan mengerti akan pilihanku. Bukankah rasa ini Engkau juga yang menghembuskannya?

Aku tak lagi mempunyai keberanian untuk meminta banyak hal, perihal apapun, termasuk kebahagiaan!. Tuhan, saat aku bertanya pada seseorang yang mempunyai kepribadian baik, dan yang sangat dekat dengamu, tentang pilihan cintaku, ia memperhatikanku dengan sangat detail! Apakah pertanyaanku lucu ? atau terdengar aneh? Bahkan untuk banyak orang. Apakah itu hal yang menjijikan? Lama ia tak menjawab, sampai akhirnya ia menjawab bahwa Cinta tak pernah berbatas meski cinta yang baik tak pernah berada di luar batas. Apakah pilihan cintaku di luar batas?? melampaui batas? aku mencintai seorang perempuan. thats is normal? aku tidak mencintai seorang lelaki, seseorang yg sejenis denganku, lalu dimana salahnya? lalu apakah pilhan cintaku baik? aku kembali menanyakan pertanyaan untuk pribadiku.

Kebaikan hanya akan di dapatkan dari caraku memperlakukan orang lain, meski tanpa didasari saling suka. kebaikan akan dengan sendirinya akan menciptakan cinta yang baik. meski yang lain banyak mengatakan kesalahan. karena kesalahan pada cinta adalah cara Tuhan menguji mahkluk yang di ciptakanNYA.
Bahkan ada banyak hal yang dalam kesalahan justru membimbing seseorang mendapatkan kebaikan. bahkan dengan sendirinya akan menjadi dewasa karena banyaknya waktu yang akan menjadi saksi pembelajaran dalam hal apapun.

Aku memperlakukannya dengan baik. begitu juga dirinya. hanya dunia yang membuat dinding pembatas itu. sehingga begitu sulit untuk menyatukan cinta yang baik ini. apapun itu Tuhan, aku tak meminta banyak padaMU, hanya permudah saja jalannya untuk niat tulus ini, kami tidak akan pernah meninggalkanMU. aku menghormati caranya menujuMU, dan dia pun begitu, menghormati caraku MenujuMu.Kami berdua mencintaMU dengan cara kami masing2. Tapi tujuannya sama, memujaMU dalam Rumah yang Berbeda. Tolong tetapkanlah takdirnya untukku, dan takdirku untuknya.
Aku akan terus mengetuk pintuMU, meski dengan merangkak. Bukankah Engkau pernah bersabda, Jika aku mendekat selangkah, maka Engkau akan mendekatiku berpuluh langkah. Jika aku mendekatiMU dengan berjalan, Maka Engkau akan mendekatiku dengan berlari.
Maafkan aku Tuhan. Aku sangat mencintainya, dan hanya ingin bersamanya. aku tau aku keras kepala, ku harap Engkau mengerti..

Hope, Pray and Trust

Cintaku yang semakin kuat untukmu,sayang..Merliana Ellink



No comments:

Post a Comment